Selamat Hari Ibu

"22 Desember"

9 bulan dalam kandungan, saat lahir mempertaruhkan nyawa, sepanjang hidup tanpa lelah mengasihi anaknya. Kasih sayangnya melebihi apapun bahkan melebihi sayangnya pada nyawanya sendiri, pengorbanannya lebih luas samudera, cintanya tak bertepi.

Dia adalah seorang orang tua, dia adalah seorang teman, dia adalah seorang sahabat, dia adalah seorang motivator ulung, dia adalah seorang psikiater, dia adalah seorang dokter, dia adalah seberkas cahaya terang di kegelapan, dia adalah setetes air di dalam dahaga, dia mengajarkan dunia, dia memberi tahu cara bertahan hidup dan dia adalah cinta sejati seorang anak.

Especially for you Mom!!
Selamat hari Ibu!!
Terima kasih atas kasih, sayang, pengorbanan dan kesetiaannya menghadapiku selama ini!!
Takkan ada yang bisa menggantikanmu dan semua yang telah kau berikan takkan pernah terukur oeh apapun bahkan dengan nyawaku sekalipun!!
Namamu akan selalu terukir di hatiku, di detak jantungku, di hembusan nafasku, di jejak langkahku dan di setiap doaku!!
I Love You Mom!!
God Bless U!!

Bukan Untuk Disesali

"Menangis di Thailand"

Mungkin itu yang dirasakan segenap pemain dan offisial Timnas Indonesia. Membawa mimpi dan semangat optimis untuk membalikkan prediksi setelah kalah 0-1 di leg pertama tapi alih-alih untuk menang, Timnas Garuda malah kembali takluk 2-1 di kaki anak-anak muda Thailand pada leg kedua semifinal Piala AFF 2008 di Bangkok 20/12 lalu. Menyakitkan sekaligus ironi memang kawan apalagi Indonesia sempat unggul lewat gol bunuh diri Nattaporn Phanrit pada menit ke-10 sebelum Teerathep Winothai dan Ronnachai Rangsiyo merobek jala Markus Horison pada menit ke-73 dan 87 sekaligus mengubur mimpi Bambang Pamungkas cs untuk memboyong trophy ke Tanah Air pertama kalinya atau sekedar masuk final.

Kegagalan ini seakan menambah daftar panjang kegagalan Timnas di ajang Internasional juga menambah rasa rindu penggemar sepak bola untuk melihat Indonesia kembali berprestasi. Entah kapan mimpi dan kerinduan itu akan terobati. Namun, Timnas memang takkan menyerah masih ada banyak kejuaraan di depan yang harus disikapi secara profesional agar target yang selama ini dibebankan mampu diraih.

Begitu juga dengan kegagalan-kegagalan yang kita alami kawan hendaknya dihadapi dengan besar hati. Sedih dan kecewa atas kegagalan adalah sikap yang wajar tapi yakinlah kegagalan itu bukan untuk disesali. Karena penyesalan bukan tindakan bijak yang harus dilakukan. Masih ada hari esok yang lebih baik, masih ada masa depan cerah untuk kita songsong, masih ada mimpi-mimpi indah menari-nari di angan kita.

Coba bayangkan saat hidupmu seakan terhenti karena kegagalan apakah dunia dan orang sekitarmu juga ikut berhenti hidupnya? Tidak akan pernah kawan bahkan untuk sekedar menoleh mengucap simpati-pun sulit.

Untuk itu, tetap jaga motivasi, fokus pada tujuan, perbaiki kesalahan, pelajari pengalaman, pertahankan kelebihan juga rajinkan beribadah untuk mencapai kesuksesan kawan. Ingat, habis gelap terbitlah terang, setelah kegagalan pasti ada sebuah kesuksesan.

Kesuksesan seorang bukan diukur dari seberapa cepat dia meraih kesuksesan itu melainkan seberapa cepat dia bangkit dari sebuah kegagalan.

Kekurangan Kadang Begitu Berarti

"Menjadi yang terbaik tidak harus tampil sempurna"

Cristiano Ronaldo jadi contoh paling mutakhir atas kasus ini, pemain sepakbola berjuluk CR7 ini baru saja menasbihkan dirinya sebagai pemain terbaik Eropa dengan meraih gelar Baloon d'Or. Gelar yang selalu diimpikan setiap pebola yang tampil di daratan Eropa. Dia memang tampil trengginas sejak musim lalu, tak heran banyak yang kagum atas bakat pemain kelahiran Madeira, 5 November 1985 ini.

Namun layaknya 2 sisi mata koin yang berlawanan, Ronaldo juga tidak lepas dari citra negatif baik di dalam ataupun luar lapangan. Pemain yang mencetak 42 gol dan berhasil membawa Manchester United memboyong dua gelar musim lalu ini dianggap terlalu arogan, sombong dan terkesan angkuh. Tapi kawan, aku berpikir sifat buruknya itu adalah bahan bakar untuk mesin hidupnya. Aku tidak yakin kemampuan luar biasa bermain bolanya bisa tereksplore maksimal bila tak diimbangi sifat-sifat seperti itu bahkan mungkin akan hilang seperti debu yang menguap diterpa angin. Bukankah ada tipe orang yang punya kemampuan brilian namun hanya bisa keluar jika diiringi sifat-sifat negatif dan Ronaldo adalah salah satu orang seperti itu.

Selain itu, aku merasa karakter kuat, tangguh dan pantang menyerah seorang Ronaldo juga didapat dari sikap angkuh dan arogan tersebut. Ingat, saat Piala Dunia 2006 dia sempat diejek publik Inggris karena memprovokasi Wayne Rooney teman satu timnya namun dia berhasil melewatinya lalu saat dia jadi sorotan media karena isu kepindahannya ke Real Madrid Ronaldo kembali mampu membuktikan dirinya tidak terpengaruh dengan tampil menawan.

Tetapi, jangan kau salah artikan tulisanku ini kawan. Karena aku sadar semua ini belum tentu benar dan aku tahu masih banyak sifat lain yang tak terjamah olehku yang membuat Ronaldo bisa seperti ini. Namun, setidaknya Ronaldo memberikan sebuah pelajaran yaitu untuk menjadi yang terbaik kita tidak perlu tampil sempurna. Adakalanya kita harus menunjukkan sifat negatif kita agar semua orang mampu menerima kita apa adanya, dengan begini kita tidak perlu melakukan ketidakjujuran pada orang lain ataupun diri sendiri.

Oia..Tuhan memberikan satu pesan untukku via Ronaldo, pesan bahwa kadang kekurangan tidak selalu mengundang keburukan. Itulah mungkin alasan Tuhan menciptakan kekurangan. Dan pesan itulah yang menghantam kepalaku, pesan yang membuatku makin kuat untuk menjalani hidupku dengan kekurangan-kekuranganku.

One Of The Way for Success!!

"Menjaga kualitas ibadah"

Matahari sudah di ufuk bagian barat saat aku memandangnya dari tangga yang menghadap kaca besar di depan ballroom dan lobby sebuah hotel berbintang di kawasan Senen, Jakarta. Terlihat lelah walau sisa-sisa semburat sinarnya masih melintang sepanjang langit, kuning pasi beriak-riak menembus cakrawala lalu perlahan redup habis ditelan langit senja. Sejurus kemudian malampun turun, disinilah aku mulai merenung panjang tentang orang-orang hebat yang aku temui disini kawan.

Yupz..aku memang bertemu orang-orang hebat disini kawan, orang-orang yang berpenghasilan luar biasa dahsyat tanpa bekerja keras dalam jangka waktu lama. Bahkan yang membuat aku ternganga adalah ada seorang mantan tukang cabai yang sekarang penghasilannya mencapai puluhan juta rupiah per bulan, wuih! Sebuah produk kalung berbasis Multilevel Marketing lah yang membuat mereka bisa seperti ini, dan aku disini hadir atas undangan temanku untuk melihat seminar ruitn yang mereka adakan.

Awalnya, seminar berjalan biasa saja dan terkesan monoton. pengenalan produk, demo produk dan sambutan-sambutan terasa sangat membosankan. Namun, semua itu terobati saat mereka sang orang-orang hebat ini naik pentas untuk memberikan pengalaman mereka. Aku terkesima mendengar cerita-cerita mereka kawan, cerita yang tenang bagai aliran air tapi dapat menggebu-gebukan hati, mendobrak tak biasa relung-relung nurani dan memecahkan kaca-kaca keraguan. Ehm..karakter orang-orang MLM memang.

Namun, yang paling membuatku berdecak kagum adalah cara mereka menjaga kualitas ibadahnya, setidaknya itu terlihat saat sang orang-orang hebat ini bergantian ke Mushala untuk melaksanakan shalat Ashar dan Maghrib di sela-sela padatnya acara seminar. Bayangkan kawan, disaat banyak orang yang gelap mata ketika berada di puncak kesuksesan tapi mereka tidak, mereka berhasil melawan pusaran-pusaran godaan setan yang memang hanya akan menjerumuskan ke dalam jurang kenistaan. Dan dari sanalah pikiranku beranjak menuju suatu gaung gemerincing realita yang menggumam pelan, beginilah seharusnya hidup dijalankan.

Mendekatkan diri pada Tuhan untuk meminta sesuatu dan memohon petunjuk adalah dasar prioritas yang harus dijalankan sebelum usaha-usaha yang lain seperti kerja keras, disiplin, tanggung jawab, kejujuran dan lain sebagainya. Karena hanya Tuhan yang berhak atas nasib dan jalan hidup kita. Oleh karena itu, marilah kawan kita tingkatkan kadar kualitas ibadah kita karena berangkat dari sinilah jalan kesuksesan diretas.

Subhanallah!!
Allahu akbar!!

Life Is Mysterious

"Kenyataan kadang lebih indah daripada mimpi"

Barack Obama adalah salah satu sosok yang larut dalam pernyataan itu. Kemenangannya pada pemilu Amerika Serikat beberapa minggu lalu memang terlihat fantastis, bukan hanya untuk dirinya tapi mungkin bagi semua orang dan negara yang menghirup oksigen di dunia ini bahkan hingga negara-negara yang anti-Amerika sekalipun. Dia memang sosok misterius yang menyihir dunia dengan kata-kata nan damai yang meluncur dari mulutnya, dia mengubah pandangan semua orang tentang Amerika, dia berjanji deras tak terkira yang terasa hambar namun menyejukkan tanpa bisa dibantah.

Fenomenal memang pria yang pernah menetap dan sekolah di Indonesia ini walau tugas berat sudah menanti mulai tahun depan. Namun, aku yakin kawan dia akan mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan menepati janji-janjinya karena "feeling-ku" dia bukan tipe orang yang "omong doang". Pemikirannya sangat jernih dan selalu tepat sasaran, mencengangkan tapi berprinsip. Itulah Barack Obama.

Tapi kawan, apakah Obama kecil pernah bermimpi untuk menjadi presiden Amerika? Ehm..aku tidak yakin, aku lebih yakin dia sama seperti kita saat kecil yaitu bercita-cita menjadi Dokter, Insinyur, Direktur, Astronout dan sebagainya ataupun kalau dia pernah bermimpi menjadi presiden pasti bukan presiden negara Adidaya seperti Amerika.

Namun, Tuhan berkata lain. Tuhan telah menggariskan seorang Barack Obama untuk memimpin negara dan mungkin akan kembali membawa perdamaian bagi umat manusia di muka bumi yang memang telah lama hilang ditelan kolonialisme, digerogoti feodalis keliberalan dan terisolasi digdaya kesombongan.

Bagaimana? Indah bukan kawan jalan hidup seorang Obama yang tenang namun mempunyai kebrilianan-kebrilianan layaknya Aristoteles, tangan Tuhan telah memberinya kekuatan untuk menyihir publik yang sama sekali tak pernah dia bayangkan sebelumnya serupa juga saat Tuhan menjodohkan Copernicus dengan ilmu-ilmu khayal luar biasa tentang jagat raya ini.

Oleh karena itu, jangan pernah takuti hidup kalian kawan tapi hadapi layaknya kau mengembarai indahnya mimpi-mimpi. Sambangi kenyataan!

Akhirnya!!

Wah..akhirnya bisa ngepost lagi!!

Duch..ga kerasa dah ampir 2 minggu aku tak posting-posting disini?? Bukannya apa-apa kawan, aku baru saja menunaikan tugasku sebagai mahasiswa yang baik!! yaitu, UTS (Ujian Tengah Semester).

Yupz, berpeluh-peluh dengan soal selama seminggu penuh memang sangat menguras staminaku apalagi ujian ini mengharuskanku duduk di depan komputer selama berjam-jam!! Tapi, aku bersyukur karena bisa melewati semuanya dengan lancar walau masih agak deg-degan buat nunggu hasil.

Oia..selama seminggu ini banyak banget pelajaran dan pencerahan yang aku dapat, baik itu pengalaman sendiri atau lihat realita orang lain terutama sahabat-sahabatku tercinta. Dan, sebentar lagi semua pengalaman itu akan meluncur lewat posting-postingku berikutnya!!

Tungguin yach guys!!

I love U all!!
God bless U!!

Berani Berbuat Berani Bertanggung Jawab

Minggu, 9 November 2008 dini hari.

Itulah akhir cerita hidup dari Amrozi, Imam Samdura dan Muklas. Yupz, pelaku bom Bali I ini mengakhiri episodenya dengan eksekusi mati di tangan 3 regu tembak. Tapi tenang kawan, aku disini takkan membicarakan tentang riwayat hidup Amrozi cs ini. Aku hanya akan mengambil setiap hikmah dan pelajaran yang dapat kita petik dari semua kejadian ini.

Berani berbuat berani bertanggung jawab! Mungkin pelajaran ini yang harus kita petik dari mereka kawan, karena aku merasa sikap ini sudah sangat luntur oleh kehidupan metroplitan yang serba sandiwara. Padahal sikap inilah yang dibutuhkan untuk menjadi ksatria dan pahlawan baik bagi diri sendiri ataupun orang lain.

Aku sebenarnya sangat kagum melihat Amrozi cs dengan sangat berani mengungkapkan bahwa memang merekalah yang merupakan dalang Bom Bali I walaupun tanpa bukti yang autentik yang bisa meyakinkan itu semua. Coba kau bandingkan dengan orang-orang yang mengaku lulusan universitas-universitas terkemuka di dalam atau luar negeri dengan gelar Sarjanz, Doktor atau apapun itu yang disidang di pengadilan Tipikor kawan! Adakah yang berlaku seperti Amrozi cs? Aku yakin tidak ada, mereka pasti mengelak dan berkelit kawan padahal ada bukti autentik yaitu sadapan suara mereka!

Muakkah kau dengan semua itu? Aku sudah sangat muak kawan, aku tak tahan dengan semua ini. Dimanakah hati nurani mereka? Dimana jiwa ksatria mereka? Apalagi aku sangat miris melihat mereka yang hanya divonis 5 tahun mengajukan banding, ah..manusiakah mereka? Lihat, Amrozi cs yang tidak membuat semua orang menderita saja tidak pernah melakukan banding tapi mengapa mereka yang membuat semua rakyat menangis kelaparan masih "protes" saat hanya divonis 5 tahun?

Aku berharap kawan, mereka bisa kembali ke jalan yang benar agar negara kita bisa bangkit seperti dulu!!

God Bless Indonesia!!

Kalian Adalah Yang Terbaik

"Anak-anakku terkasih, midtest sudah di hadapan kita. Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk belajar sunguh-sungguh dan jaga kesehatan. Semangat dan Sukses Selalu."

Itu isi sms yang kuterima semalam dari Ibu Direktur dimana ku bernaung dan kuliah saat ini. Sederhana memang tapi punya efek yang luar biasa dan entah kenapa nancep dalam banget di hatiku kawan.

Bukannya apa-apa, akhir-akhir ini aku merasa amat tidak siap menghadapi Ujian Tengah Semester yang akan berlangsung minggu depan. Mungkin karena aku belum memahami dan mendalami materi-materi mata kuliah. Namun, setelah membaca sms itu entah kenapa lilin-lilin semangatku yang sempat padam kembali menyala terang, ombak-ombak keyakinan yang surut kembali membahana membentuk badai keoptimisan yang luar biasa.

Mungkin itulah fungsi orang-orang terdekat yang menyayangi dan mencintai kita. Dan kadang di saat terpuruklah kita baru menyadari betapa pentingnya mereka di hidup kita. Mereka laksana sebuah oasis di padang gurun kepesimistisan, mereka adalah sang pahlawan-pahlawan kecil saat kita hampir menyerah pada pasukan keraguan, merekalah bintang hati yang terus bersinar.

Dan, hari ini. Aku ingin sekali mengucapkan terima kasih pada semua orang di dunia ini yang terus mencintai dan mendukungku. tanpa kalian aku takkan pernah menjadi apa-apa.

God bless you all!!

Seandainya Hidup Bisa Memilih

"Aku ingin kau jadi jodohku, Greysia Polii"

Uwh..terdengar ekstrem dan impossible memang, seorang mahasiswa dari kawasan antah-berantah ingin mempersembahkan dan mendedikasikan sisa hidupnya pada seorang atlet Badminton tumpuan Indonesia. Tapi, itulah yang bergema di hatiku saat sang pujaan kembali hadir di liputan olahraga hari Sabtu dan Minggu kemarin.

Karena memang getah-getah cinta dapat meruntuhkan kemapanan-kemapanan teori logis dan memporak-porandakan kebrilianan-kebrilianan sikap masuk akal. Cinta adalah ruang dimensi marjinal yang terkontaminasi teorema binomial keindahan lalu bersama membentuk larutan-larutan ketidaklogisan.

Mungkin kalian menganggap ini hanya sebuah euforia atau obsesif kompulsif menurut Andrea Hirata dan dalam bahasa medis disebut Greysianus kronis stadium 4. Namun, rencana Tuhan siapa yang tahu? Aku percaya, Tuhan punya rencana luar biasa di depan buatku dan mbak Greys.

Ah..seandainya hidup bisa memilih!

Well, apapun yang terjadi nantinya aku yakin sampai kapanpun mbak Greys akan tetap jadi bintang di langit kehidupan aku. Akan terus menyinari setiap belahan diriku, akan tetap menjadi detak jantungku dan oksigen dalam setiap hela nafasku.

I love U mbak Greys..

Tuhan tahu tapi menunggu

Saat masih di SMA aku sangat bermimpi untuk kuliah di sebuah universitas negeri yang besar di kota metroplitan dengan jurusan yang elegan seperti FIKOM atau Psikologi dan sejak itu aku banyak belajar tentang ilmu-ilmu itu kawan, belajar sangat giat untuk meraih mimpi-mimpi itu. tapi, memang kita manusia hanya bisa merencanakan dan berusaha, keputusan akhir tetap milik Sang Pencipta.

Juga kadang kenyataan memang jauh dari mimpi-mimpi kita dan itulah yang terjadi padaku, Tuhan malah menuliskan garis nasibku untuk terdampar di sebuah kampus kecil yang bila kau masuk dari pintu utama kau akan langsung bertemu dengan semua elemen-elemen di dalamnya. Dan yang lebih celaka lagi aku mengambil jurusan yang tak pernah kudalami sebelumnya. Komputer. Walau ku tahu kampusku ini adalah satu dari sedikit kampus berkualitas di kotaku namun ini bukan impianku kawan.

Tapi, Tuhan memang maha adil, dia selalu menciptakan kebaikan di setiap keburukan, menyelipkan putih diantara hitam dan melahirkan hikmah di setiap kejadian. begitu pula denganku, di tengah keraguan dan keputusasaanku. Aku menemukan seberkas lilin di kampusku ini, Mengembangkan bakat terpendam adalah apinya dan bakat akting adalah isi cahaya terangnya. Yupz, saat sekolah dulu aku memang mengikuti kegiatan Teater cuma aku tidak dipandang sama sekali, hanya pemeran pembantu atau figuran yang akrab denganku padahal aku tahu kemampuanku lebih dari itu.

Dan, kesempatan untuk mengubah segalanya lah yang aku lihat di sini dan dengan penuh tekad dan semangat juang '45 aku berusaha mewujudkannya. Hasilnya, sukses besar! Dari, ide cerita, tim produksi, Sutradara sampai pemeran utama menjadi milikku bahkan sambutan hangat penonton saat pertama kali perform di acara ultah kampus menjadi bagian kesuksesan ini.

Kawan, aku sangat terharu saat itu dan ternyata hidup memang untuk dinikmati bukan untuk disesali. kadang, banyak kegagalan yang terjadi karena tidak mau mengambil pengalaman dari apa yang telah terjadi sepahit apapun itu.

Akhirnya, titik puncak dari semua ini adalah saat kami perform di depan anak-anak junior saat OPSPEK. Karena Tuhan ternyata mengabulkan mimpiku yang lain yaitu punya penggemar dan itulah yang Tuhan lakukan saat ini. Aku kehabisan kata-kata kawan untuk mengungkapkan kesempurnaan Tuhan dalam mengatur hidup ini, kesempurnaan Tuhan menyusun mozaik-mozaik hidupku menjadi lukisan kenyataan yang tak ternilai harganya.

Kawan, mimpimu adalah hidupmu. Jangan pernah berhenti bermimpi walau kau takkan pernah tahu kapan mimpimu akan terwujud tapi yakinlah suatu saat Tuhan akan mewujudkan semuanya dengan cara yang sama sekali tak kau duga.

Ingatlah, Tuhan mendengar tapi Dia menunggu!

Salute to Kotak..!!!

"Dont judge book by it cover"

Ungkapan ini memang sangat benar apalagi bagi pribadi sinis nan sombong yang selalu menilai sesuatu hanya dari luarnya saja. Dan saat mereka menyadari kesalahannya mereka akan menutupi rasa malu mereka dengan menertawai kemahatololan itu atau menangis menyesali semuanya.

Suatu malam, aku memutuskan untuk mendengarkan siaran radio favoritku, saat berada di frekuensi tersebut ternyata fade in intro sebuah lagu yang asing dan tak menarik buatku jadi kuputuskan untuk memutar frekuensi lainnya sampai aku kembali pada frekuensi radio favoritku dengan lagu tadi yang sudah fade out dan tak lama keluar suara khas penyiar yang mengatakan "There was Kotak with Beraksi". Ehm..hatiku lalu bergumam, "band biasa sekedar cari sensasi!!". Uwh..kawan lihatlah betapa beracunnya ucapan pribadi sinis nan sombong ini.

Hari berganti hari, dan pembalasan itupun tiba. Tanpa sengaja, aku menonton live perfomance Kotak membawakan lagu Beraksi di acara musik di salah satu stasiun televisi swasta dan ajaib tanganku kelu dan mulutku perlahan menganga. Lalu, suatu yang tak kuhendaki terjadi tanpa bisa kukendalikan, hentakan drum merangsang impuls sarafku, betotan bass mendoktrin getah-getah hormonku, raungan gitar merusak sistem peredaran darahku, lengkingan vocal meracuni alam bawah sadarku dan sepakat membentuk mozaik-mozaik kekaguman yang indah. Namun, aura paras ayu sang vocalist-lah yang meruntuhkan ruang pekat keegoisanku yang terisolir oleh kaca-kaca kesinisan dan dinding-dinding kesombongan. Luar biasa kawan, sangat luar biasa!

Tapi pembalasan tak hanya sampai disitu karena beberapa hari kemudian sahabatku menyodorkan CD Kotak dan dia menyuruhku mendengarkan semua track yang ada di dalam album tersebut. Dan aku terharu mendengarkan semua lagu-lagu itu karena ternyata Kotak menawarkan konsep tema cinta yang tegar, kukuh dan tangguh tapi tetap dengan lirik yang menyentuh tanpa kesan cengeng dan mendayu-dayu. Keren!

Dan saat itu pula, ku mengganti ekstase Kotak dari band biasa menjadi band luar biasa"

Salute to Kotak..!!!

Teori Keikhlasan

Tak perlu berpusing-pusing dengan bahasa c++ atau membuat otakmu berputar-putar lalu meledak saat mempelajari ilmu akutansi bila kalian ingin tau teori apa yang paling cocok diterapkan di muka bumi. Karena pengalaman hidup akan menuliskannya untukmu, hidup memang Universitas Terbuka yang memiliki ilmu paling lengkap di planet biru ini atau bahasa kerennya University of Life.

Dan, kejadian ini menimpaku. Tepatnya, saat aku naik tingkat menjadi senior belum lama ini. Lalu, seperti kebanyakan senior lain yang punya ideologi cinta adalah segalanya, perburuan untuk mencari pasangan anak junior pun dimulai. Termasuk aku dan sahabatku, kita bergerilya mencari wanita ideal. Sahabatku yang satu ini terkenal pendiam, dia takkan bertanya bila tidak ditanya duluan, dia tidak akan menyapa bila tidak disapa juga dia selalu memendam kesenangan dan kesusahan untuk diri sendiri tanpa mau membaginya kepada orang lain. Mungkin memang dia menganut filsafat bahwa "diam itu emas" yang dalam kamus hidupku itu adalah kemahatololan dan filsafat yang ortodoks.

Nah, karena filasafatnya itu pula dia tidak pernah menceritakan gebetannya sampai akhirnya ku bertanya dan tak kusangka gebetannya adalah gebetanku. Celakanya setelah pertanyaan itu dia selalu menanyakan cara mendekati sang pujaan dan sayangnya aku malah berbuat bodoh dengan mengajarinya trik dan tips mendekatinya padahal aku juga melakukan pendekatan intens pada wanita itu karena ku tak mampu menghalau racun-racun cinta yang merasuk ke pembuluh darah dan menyerang sistem kerja otak kiriku.
Uwh..bisakah kau bayangkan betapa jahatnya aku kawan!!!????

Hari berganti hari, aku semakin tak nyaman dengan keadaan ini apalagi sang sahabat sempat memergokiku ngobrol berduaan dengan target. Akhirnya, aku tak tahan lagi dan akan kuungkapkan semua pada sahabatku agar semunya jelas walau dengan resiko dia akan memusuhiku seumur hidupnya.

Dan hari itu pun tiba, aku dengan penuh rasa waswas mengutarakan padanya, ku buat nada bicaraku sebijaksana dan sediplomatis mungkin seperti caleg yang sedang berpidato di depan pendukungnya. Sangat elegan, elegan sekali. Lalu, dia tertegun sejenak, aku sempat melihat segaris kekecewaan terbersit di wajahnya. Aku sadar aku telah menghancurkan harapannya, menghancurkan semua indah mimpi-mimpinya tapi aku tak melihat air mukanya berubah menjadi terpuruk, tidak ada sama sekali guratan itu. Benar saja, sedetik kemudian dia tersenyum dan dengan penuh ketulusan mengucapkan "Tak apa kawan, aku sudah tau. Teruskanlah, jangan pedulikan aku." Nafasku seakan terhenti, jantung berhenti berdetak dan ajaib tiba-tiba jiwa ragaku seperti dirongrong beribu-ribu perasaan bersalah lalu menjatuhkanku dalam lubang keterpurukan, aku jatuh terpuruk dalam sekali.

Berhari-hari, bermalam-malam sampai-sampai tidurku tidak nyenyak lagi atau bahkan tidak tidur sama sekali aku memikirkannya, memikirkan kenapa ada orang yang masih bisa tersenyum dan berkata tulus saat orang tersayangnya akan diambil orang lain. Pertanyaan simpel memang tapi bisa gila Marisol memikirkannya karena percayalah kawan jawabannya sungguh tidak mudah.

Tapi, akhirnya aku menemukan jawabannya kawan. Jawaban yang tidak kalah simpel dari pertanyaannya yaitu sahabatku menganut ideologi tentang "Teori Keikhlasan".

Yupz, jawabnya hanya teori keikhlasan. Namun kawan, taukah kau teori ini adalah teori paling fenomenal di muka bumi ini bahkan lebih fenomenal dari teori Darwin sekalipun. Teori inilah yang paling cocok unyuk mengarungi samudera kehidupan yang misterius. Karena teori ini akan membawa kalian pada titik sangat percaya pada Sang Pencipta, percaya bahwa hari esok pasti akan ada rencana yang lebih indah daripada hari ini sepahit apapun itu.

Be Your Best Self

"Aku bangga menjadi diriku. Terlebih lagi aku sekarang merasa bebas karena aku menerima diriku apa adanya, termasuk kelemahan dan kekuatanku. Perasaan itu membuatku tidak takut untuk menjadi diri sendiri dan melakukan apa yang aku mau"

Itu adalah petikan jawaban Greysia Polii, atlet bulutangkis ganda putri tumpuan tim Indonesia saat diwawancarai sebuah majalah beberapa waktu lalu.

Ehm..kenapa Greysia Polii? Karena aku sangat mengagumi dan mengidolakannya serta sudah sejak sekitar 5 bulan terakhir aku menjadikannya inspirator dan motivator hidupku. Aku kagum dengan kepribadiannya yang apa adanya supel, ramah, lucu, gokil tapi tetap bisa bersikap dewasa. Keren kan? Oleh karena itu kawan, kalian bisa lihat di blog-ku ini terdapat beberapa kata yang berbau amis eh Greysia maksudnya seperti dreysia atau Deri Grey.

OK, back to theme!

Bebas menjadi diri sendiri adalah kalimat yang menarik untuk dibahas, saat kedewasaan mulai merasuki jiwa lalu bermetamorfosis dari ulat-ulat kekanakan yang merekah menjadi kupu-kupu dewasa indah yang bebas terbang kemana saja. Disitulah kita harus mulai memahami arti, jalan dan arah hidup serta menyadari untuk segera mencari identitas jati diri yang memang tidak mudah.

Dan, pada proses pencarian itulah keegoisan, kekerasan kepala dan kesombongan manusia benar-benar terlihat, mereka tidak akan peduli apa kata orang karena ini kehidupanku dan tidak ada orang yang boleh mempengaruhinya. Sindrome "Be Your Self", aku sebut seperti itu.

Yupz, kebanyakan dari kita salah memahami arti dari "Be Your Self". Ingat, manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan mereka punya hak dan kewajiban yang harus dihargai jadi dengan kata lain bebas menjadi diri sendiri dan bebas melakukan apa yang aku mau pun ada batasnya yaitu norma-norma yang belaku di masyarakat.

Solusinya, kawan marilah kita ganti paradigma "Be Your Self" menjadi "Be Your Best Self". Jadilah dirimu yang terbaik, yang bisa menerima diri apa adanya termasuk kelemahan dan kekuatanku juga berani untuk menjadi diri sendiri dan bebas melakukan apa pun tanpa melanggar adat dan norma yang berlaku.

Ingat kawan, kepribadian kita bisa di bentuk.

Blog Aku Jadi Juga...!!!!!

"Hal paling sulit di dunia ini adalah memulai sesuatu"

Itulah yg terjadi padaku kawan, saat aku pertama membaca blog Raditya Dika si Kambing Jantan aku langsung jatuh cinta pada dunia blog dan aku bermimpi mempunyai sebuah blog. Selama hampir 2 tahun keinginan itu memang hanya jadi mimpi yg tak kunjung terwujudkan tapi akhir-akhir ini aku sadar kalau blog-ku takkan pernah ada kalau aku tak punya semangat untuk mengejar mimpi-mimpi itu.

Semangat untuk memulai sesuatu hal yang akan membuat semuanya nyata dan ada.
Dan akhirnya, hari ini 18 Oktober 2008 dengan Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur blog-ku dapat tayang di dunia Maia (Tapi ingat, bukan Estianty lho!)

Blog-ku ini akan berisikan semua kejadian yang aku lihat, dengar, rasakan dan nikmati. Tulisan-tulisanku adalah benar-benar keluar dari lubuk hati yang paling dalam yang sedalam-dalamnya.


Jadi, bila kawan-kawan membaca dan kurang atau tidak setuju dengan tulisan-tulisanku jangan teruskan membaca karena mungkin kalian semua akan menemukan ketidaksetujuan-ketidaksetujuan yang lain. Camkan itu (Hehe, ga deng becanda!)

So, selamat menikmati and ready to serve!
Semangat!