"Aku ingin kau jadi jodohku, Greysia Polii"
Uwh..terdengar ekstrem dan impossible memang, seorang mahasiswa dari kawasan antah-berantah ingin mempersembahkan dan mendedikasikan sisa hidupnya pada seorang atlet Badminton tumpuan Indonesia. Tapi, itulah yang bergema di hatiku saat sang pujaan kembali hadir di liputan olahraga hari Sabtu dan Minggu kemarin.
Karena memang getah-getah cinta dapat meruntuhkan kemapanan-kemapanan teori logis dan memporak-porandakan kebrilianan-kebrilianan sikap masuk akal. Cinta adalah ruang dimensi marjinal yang terkontaminasi teorema binomial keindahan lalu bersama membentuk larutan-larutan ketidaklogisan.
Mungkin kalian menganggap ini hanya sebuah euforia atau obsesif kompulsif menurut Andrea Hirata dan dalam bahasa medis disebut Greysianus kronis stadium 4. Namun, rencana Tuhan siapa yang tahu? Aku percaya, Tuhan punya rencana luar biasa di depan buatku dan mbak Greys.
Ah..seandainya hidup bisa memilih!
Well, apapun yang terjadi nantinya aku yakin sampai kapanpun mbak Greys akan tetap jadi bintang di langit kehidupan aku. Akan terus menyinari setiap belahan diriku, akan tetap menjadi detak jantungku dan oksigen dalam setiap hela nafasku.
I love U mbak Greys..
0 komentar:
Posting Komentar